Mengenal Sejarah Jerman yang Penuh Lika-Liku

Sejarah JermanĀ  – Jerman merupakan negara Eropa paling maju dengan jumlah penduduk yang padat. Mereka juga terkenal dengan penemuan dalam teknologi, serta menghasilkan ilmuwan, filsuf, serta penyair paling terkenal di Eropa.

Sejarah Jerman di masa lalu penuh dengan gejolak. Ini mengakibatkan penyatuan Jerman terasa lebih lambat dibanding negara-negara Eropa lainnya. Lalu Jerman bersatu untuk menjadi kekuatan utama ekonomi dan militer di Eropa.

rekomendasi tempat kursus bahasa Jerman di Jakarta

Mengenal Sejarah Jerman yang Penuh Lika-Liku

Dua Perang Dunia meninggalkan kehancuran, mewarisi fasisme, dan menghadapi perang dingin di Eropa. Jerman bersatu kembali dan lagi-lagi menjadi raksasa Eropa. Nah, untuk mengetahui perjalanan negara Jerman, berikut ini rangkuman sejarah Jerman dari masa ke masa, dan berikut di bawah ini adalah sejarah Jerman yang penuh lika-liku.

Awal mula terbentuk negara Jerman

Sejarah negara jerman modern kita mulai pada abad 19 saat perdana menteri Prusia Otto von Bismarck menyatukan puluhan kerajaan, keuskupan, serta kota-kota berbahasa Jerman. Dan terbentuklah kekaisaran Jerman pada tahun 1971.

Kekaisaran yang terbentuk ini dengan cepat menjadi kekuatan utama Eropa dan memiliki koloni atau daerah jajahan di Afrika, Asia, dan Pasifik. Tapi daerah jajahan tersebut lepas seiring kekalahan Jerman pada Perang Dunia I dan turun tahtanya Kaisar William II.

Kekacauan di kekaisaran menyebabkan negara merubah sistem pemerintahannya dari monarki ke sistem parlementer. Dengan pemilu yang disertai berbagai konflik, akhirnya terbentuk republik yang baru dan disebut sebagai Republik Weimar.

Tapi depresi ekonomi, pengangguran, dan perpecahan politik mengakibatkan terjadinya perang saudara. Berbagai gejolak menyebabkan runtuhnya republik Weimar pada tahun 1930 dan bangkitnya Partai Nazi dibawah Adolf Hitler.

Pada akhir 1930 diadakan pemilu. Walaupun tidak muncul sebagai pemenang pemilu, tapi partainya Hitler yaitu NSDAP muncul sebagai kekuatan politik terbesar kedua dengan mendapatkan 18,3% suara.

Terbentuknya pemerintahan hasil pemilu 1930 tidak serta merta membuat kondisi negara menjadi stabil. Jumlah pengangguran meningkat menjadi 4,8 juta pada tahun 1931 dan naik ke angka 6 juta pada 1932. sementara situasi politik yang tidak menentu membuat Presiden Hindenburg menyerah. Pada Januari 1933, pemerintahan diserahkan pada Adolf Hitler dan partai NSADP.

Setelah mendapatkan mandat kekuasaan, Hitler membuat peraturan atau Undang-undang dimana seluruh fungsi eksekutif dan legislatif berada di bawah kekuasaan Adolf Hitler. Dengan kebijakan ini, maka masuklah Jerman ke dalam sistem pemerintahan diktator dan otoriter.

Masa Hitler berkuasa

Pada masa kekuasaannya, Hitler menyebut dirinya sebagai Fuhrer (pemimpin). Posisi Kanselir dan Presiden terpusat pada satu orang, yaitu Hitler. Sedangkan tentara dipaksa untuk loyal pada Hitler. Dimana sebelumnya tentara bersumpah setia pada negara Jerman.

Selanjutnya kebebasan juga diberangus habis. Setiap penentang rezim akan ditangkap dan dikirim ke kamp penjara tanpa pengadilan.

Pada masa ini, Hitler dan Nazi mengontrol secara ketat surat kabar dan buku. Mereka tidak akan mengizinkan terbitnya surat kabar yang mengkritik kebijakan Nazi. Nazi juga membuat kebijakan memproduksi radio sebanyak-banyaknya dengan harga semurah mungkin.

Nazi ingin menggunakan radio sebagai alat propaganda utama. Nazi juga menggunakan bioskop, banyak film yang menjadi corong propaganda Nazi.

Pada 1 September 1939 Angkatan Darat Jerman menyerbu Polandia. Mereka juga menyerang Austria dan Cekoslovakia. Agresi Jerman di bawah Hitel dan Nazi-nya ini menjadi pemicu terjadinya Perang Dunia II di Eropa. Jerman harus melawan tentara sekutu Amerika Serikat, Perancis, Inggris, dan Uni Soviet.

Perang dunia II berakhir dengan kekalahan Jerman, mereka menyerah tanpa syarat pada bulan Mei 1945. kekalahan ini menyebabkan Jerman berada pada kehancuran. Kota-kota di Jerman runtuh dan hancur menjadi berkeping-keping.

Industri dan ekonomi Jerman juga ikut hancur. Selain itu, jutaan jiwa melayang menjadi korban perang. Kehancuran Jerman menjadi warisan fasisme.

Jerman terpecah dan bersatu kembali

Setelah Perang Dunia II, pada tahun 1949 jerman terpecah menjadi dua negara, yaitu Republik Federal Jerman (Jerman Barat) dan Republik Demokratik Jerman (Jerman Timur). Awalnya orang masih bisa saling mengunjungi antara Jerman barat dan timur.

Tapi dibangunnya Tembok Berlin pada Agustus 1961 menjadi simbol nyata perang dingin antara Jerman barat dan timur. Pendudukan Uni Soviet di Jerman timur menjadikan negara tersebut memiliki pemerintahan yang komunis.

Runtuhnya Uni Soviet menyebabkan perubahan cepat pada Jerman. Setelah terpisah selama 40 tahun, Tembok Berlin runtuh seiring dengan runtuhnya pemerintahan komunis di Jerman timur. Segera setelah itu, reunifikasi atau Persatuan Jerman terjadi pada tahun 1990 dengan Berlin sebagai ibu kotanya.

Penyatuan Jerman ini telah membawa mereka menjadi kekuatan ekonomi nomor satu di Uni Eropa. Hari ini, Jerman juga menjadi pemimpin Uni Eropa.

Nah itu tadi sejarah Jerman hingga terbentuk Jerman bersatu seperti yang kita lihat sekarang ini. Semoga artikel di atas bermanfaat bagi kalian yang ingin tahu lebih jauh mengenai sejarah Jerman.

sumber : https://westwoodprep.com/id/