Negosiasi Jabatan Kepala BIN Bag2

Tapi ia dicoret Komisi Pemberantasan Korupsi, lembaga yang diminta Presiden menyeleksi kandidat anggota kabinet. Lalu ia disorongkan menjadi calon Kepala Kepolisian. Lagi-lagi gagal karena KPK menetapkannya sebagai tersangka kasus suap dan gratifkasi. Belakangan status tersangka itu memang dibatalkan majelis hakim praperadilan, tapi Presiden telah menunjuk Jenderal Badrodin Haiti sebagai Kepala Polri. Dalam politik, negosiasi memang bukan barang haram. Mempertahankan Budi Gunawan sebagai Wakil Kepala Polri—posisinya saat ini—dipercaya akan mempersulit Kepala Polri baru Jenderal Tito Karnavian melakukan regenerasi di tubuh Kepolisian. Tak memakai Budi sama sekali akan membuat Jokowi salah tingkah di depan PDIP—terutama Ketua Umum Megawati Soekarnoputri. Namun menjadikan jabatan Kepala BIN sebagai bagian dari negosiasi politik telah mencederai akal sehat—selain akan menyulitkan Jokowi sendiri.

Bermain Adalah Belajar Bag2

Di sini ia melatih koordinasi tangan dan matanya. Begitu terus sampai akhirnya anak bisa makan sendiri dengan rapi. Sementara itu, melalui kegiatan permainan fi sik, si prasekolah dapat belajar mengatur keseimbangan. Merancang strategi untuk menang dan bekerja sama dalam pertandingan berkelompok.

Baca juga : ausbildung jerman

Memahami aturan sebab akibat, bahkan mempelajari perilaku yang dapat diterima secara sosial dalam permainan bersama teman sebaya. Saat bermain, prasekolah juga akan menemui berbagai persoalan atau konfl ik. Hal ini memungkinkan anak untuk belajar bagaimana cara berbagi, membuat keputusan, bernegosiasi, membela diri, sampai mengembangkan keterampilan menyelesaikan konfl ik ataupun memimpin. Jadi, dari beragam kegiatan saat bermain, tanpa disadari, anak dapat belajar dengan suasana hati yang senang.

Selanjutnya, Lusi memaparkan jenis-jenis aktivitas bermain yang dapat diperkenalkan pada anak usia prasekolah. Kegiatan bermain aktif, yaitu kegiatan bermain yang melibatkan seluruh indra dan anggota tubuh anak usia prasekolah. Di antara jenis kegiatan bermain aktif adalah: ? Bermain dengan tangan, yaitu segala jenis permainan yang melibatkan dan merangsang keterampilan jemari, perabaan, maupun koordinasi visual motorik.

Contoh, bermain tepuktepuk dengan lagu, menggambar dan mewarnai, bermain lempar bola, bermain tangkap ibu jari, congkak, bola bekel, dan lainnya. ? Permainan motorik kasar, yaitu segala jenis permainan yang mengutamakan gerakan sehingga dapat melatih otot besar anak. Contoh, berlarilarian, memanjat, melompat, dan sebagainya. ? Permainan konstruktif, yaitu segala jenis permainan yang dapat merangsang ide anak dalam membangun sesuatu atau merakit konstruksi tertentu. Contoh, membentuk bangunan dengan balok, lego, dan lainnya.

Permainan kreatif, yaitu segala jenis permainan yang memungkinkan anak menciptakan berbagai kreasi dari imajinasinya sendiri. Contoh, membuat rumah-rumahan dari selimut, membuat mobil-mobilan dari kotak susu, dan lainnya. ? Permainan simbolik, yaitu permainan dimana anak memegang suatu peran tertentu. Contoh, bermain peran menjadi orangtua, menjadi dokter, dan sebagainya. Permainan semacam ini dapat bermanfaat dalam mengembangkan kemampuan adaptasi dan komunikasi anak.

Sumber : https://ausbildung.co.id/

Tong Sampah Cerdas

Terdiri atas tiga tong menurut jenis sampahnya, yakni organik, anorganik, dan besi, tempat sampah ini pandai me milah limbah. Penutup salah satu tong akan terbuka secara otomatis begitu sampah ditempelkan ke sensor di atasnya. Lalu,plung! Sampah masuk ke penampung sesuai dengan macamnya. Siswa kelas II SMA Sampoerna Academy, Jakarta, Ryan Timothy Abisha, menamai perangkat itu Smart Trash Bin atau tempat sampah pintar. Ryan menciptakan alat ini pada Mei lalu. Dia mendapat bimbingan dari gurunya, Jefri Saputra. ”Saya memulai riset sejak Maret lalu,” kata Ryan pada Senin pekan lalu. Smart Trash Bin terdiri atas beberapa komponen.

Libatkan Warga untuk Jakarta Lebih Cerdas Bag3 bersama autotrade gold

Libatkan Warga untuk Jakarta Lebih Cerdas bersama autotrade gold – “Rencananya akan ditenderkan bulan depan (Agustus),” terang Setiaji kepada CHIP. “Untuk itu kami juga membutuhkan data scientist, namun di Indonesia belum ada kampus yang khusus mempelajari itu. Maka kemarin Pak Gubernur sudah memberi rekomendasi kepada universitas-universitas untuk mulai mempelajari bidang ini,” tambahnya. Untuk analisa seluruh data ini, Pemda DKI Jakarta juga akan membangun pusat komando. Jadi command center ,ini tidak seperti situs smartcity jakarta yang hanya memperlihatkan data. Dengan analisa, akan muncul pemahaman baru sebab akibat suatu masalah kota, sehingga bisa ditemukan solusi yang lebih tepat. “Rencananya tahun ini akan direalisasikan, Agustus mulai tender. Command center ini digunakan untuk pusat analisis dan koordinasi.

Diharapkan sudah bisa beroperasi pada 2018 untuk mendukung pelaksanaan Asean Games,” ujarnya lagi. Pengembangan Untuk menyusun perencanaan smart city, Pemda DKI Jakarta telah bekerjasama dengan Institut Teknologi Bandung (ITB). Konsultan dari ITB inilah yang mempelajari tingkat kesiapan teknologi tiap SKPD. Dari situ lantas disusun prioritas. Berdasarkan studi ITB, bidang pendidikan memiliki kesiapan lebih baik, disusul bidang kesehatan. Untuk bidang pendidikan, nantinya akan ada sistem yang bisa mendeteksi bila ada fraud pada Kartu Jakarta Pintar (KJP) apakah berupa duplikasi atau hal lain. Selain itu warga juga bisa mengakses perpustakaan milik Pemda dengan e-library.

“Masih sedang proses, bentuknya nanti berupa aplikasi. Dari aplikasi itu, warga bisa meminjam buku elektronik selama tiga hari. Kami saat ini baru bekerjasama dengan Gramedia untuk membeli hak baca perpustakaan ini.” Untuk bidang kesehatan, nantinya Pemda DKI bisa mengawasi jumlah ketersediaan tempat tidur di tiap rumah sakit negeri. Sehingga pasien tak perlu keluar masuk rumah sakit ketika membutuhkan rawat inap. Ke depan, Setiaji juga berencana lewat situs smart city jakarta yang ditanganinya bisa digunakan untuk mengawasi proyek-proyek di Jakarta yang dibiayai oleh APBD. “Kami belum ada data peta spesifik, jadi mungkin akan diambil perwilayah,” terangnya. Untuk menertipkan pedagang kaki lima (PKL), rencananya juga akan dibuat smart PKL.

Sumber : https://teknorus.com/