Category Archives: Berita

Negosiasi Jabatan Kepala BIN Bag2

Tapi ia dicoret Komisi Pemberantasan Korupsi, lembaga yang diminta Presiden menyeleksi kandidat anggota kabinet. Lalu ia disorongkan menjadi calon Kepala Kepolisian. Lagi-lagi gagal karena KPK menetapkannya sebagai tersangka kasus suap dan gratifkasi. Belakangan status tersangka itu memang dibatalkan majelis hakim praperadilan, tapi Presiden telah menunjuk Jenderal Badrodin Haiti sebagai Kepala Polri. Dalam politik, negosiasi memang bukan barang haram. Mempertahankan Budi Gunawan sebagai Wakil Kepala Polri—posisinya saat ini—dipercaya akan mempersulit Kepala Polri baru Jenderal Tito Karnavian melakukan regenerasi di tubuh Kepolisian. Tak memakai Budi sama sekali akan membuat Jokowi salah tingkah di depan PDIP—terutama Ketua Umum Megawati Soekarnoputri. Namun menjadikan jabatan Kepala BIN sebagai bagian dari negosiasi politik telah mencederai akal sehat—selain akan menyulitkan Jokowi sendiri.

Tong Sampah Cerdas

Terdiri atas tiga tong menurut jenis sampahnya, yakni organik, anorganik, dan besi, tempat sampah ini pandai me milah limbah. Penutup salah satu tong akan terbuka secara otomatis begitu sampah ditempelkan ke sensor di atasnya. Lalu,plung! Sampah masuk ke penampung sesuai dengan macamnya. Siswa kelas II SMA Sampoerna Academy, Jakarta, Ryan Timothy Abisha, menamai perangkat itu Smart Trash Bin atau tempat sampah pintar. Ryan menciptakan alat ini pada Mei lalu. Dia mendapat bimbingan dari gurunya, Jefri Saputra. ”Saya memulai riset sejak Maret lalu,” kata Ryan pada Senin pekan lalu. Smart Trash Bin terdiri atas beberapa komponen.

Mengenal Sejarah Jerman yang Penuh Lika-Liku

Sejarah Jerman  – Jerman merupakan negara Eropa paling maju dengan jumlah penduduk yang padat. Mereka juga terkenal dengan penemuan dalam teknologi, serta menghasilkan ilmuwan, filsuf, serta penyair paling terkenal di Eropa.

Sejarah Jerman di masa lalu penuh dengan gejolak. Ini mengakibatkan penyatuan Jerman terasa lebih lambat dibanding negara-negara Eropa lainnya. Lalu Jerman bersatu untuk menjadi kekuatan utama ekonomi dan militer di Eropa.

rekomendasi tempat kursus bahasa Jerman di Jakarta

Mengenal Sejarah Jerman yang Penuh Lika-Liku

Dua Perang Dunia meninggalkan kehancuran, mewarisi fasisme, dan menghadapi perang dingin di Eropa. Jerman bersatu kembali dan lagi-lagi menjadi raksasa Eropa. Nah, untuk mengetahui perjalanan negara Jerman, berikut ini rangkuman sejarah Jerman dari masa ke masa, dan berikut di bawah ini adalah sejarah Jerman yang penuh lika-liku.

Awal mula terbentuk negara Jerman

Sejarah negara jerman modern kita mulai pada abad 19 saat perdana menteri Prusia Otto von Bismarck menyatukan puluhan kerajaan, keuskupan, serta kota-kota berbahasa Jerman. Dan terbentuklah kekaisaran Jerman pada tahun 1971.

Kekaisaran yang terbentuk ini dengan cepat menjadi kekuatan utama Eropa dan memiliki koloni atau daerah jajahan di Afrika, Asia, dan Pasifik. Tapi daerah jajahan tersebut lepas seiring kekalahan Jerman pada Perang Dunia I dan turun tahtanya Kaisar William II.

Kekacauan di kekaisaran menyebabkan negara merubah sistem pemerintahannya dari monarki ke sistem parlementer. Dengan pemilu yang disertai berbagai konflik, akhirnya terbentuk republik yang baru dan disebut sebagai Republik Weimar.

Tapi depresi ekonomi, pengangguran, dan perpecahan politik mengakibatkan terjadinya perang saudara. Berbagai gejolak menyebabkan runtuhnya republik Weimar pada tahun 1930 dan bangkitnya Partai Nazi dibawah Adolf Hitler.

Pada akhir 1930 diadakan pemilu. Walaupun tidak muncul sebagai pemenang pemilu, tapi partainya Hitler yaitu NSDAP muncul sebagai kekuatan politik terbesar kedua dengan mendapatkan 18,3% suara.

Terbentuknya pemerintahan hasil pemilu 1930 tidak serta merta membuat kondisi negara menjadi stabil. Jumlah pengangguran meningkat menjadi 4,8 juta pada tahun 1931 dan naik ke angka 6 juta pada 1932. sementara situasi politik yang tidak menentu membuat Presiden Hindenburg menyerah. Pada Januari 1933, pemerintahan diserahkan pada Adolf Hitler dan partai NSADP.

Setelah mendapatkan mandat kekuasaan, Hitler membuat peraturan atau Undang-undang dimana seluruh fungsi eksekutif dan legislatif berada di bawah kekuasaan Adolf Hitler. Dengan kebijakan ini, maka masuklah Jerman ke dalam sistem pemerintahan diktator dan otoriter.

Masa Hitler berkuasa

Pada masa kekuasaannya, Hitler menyebut dirinya sebagai Fuhrer (pemimpin). Posisi Kanselir dan Presiden terpusat pada satu orang, yaitu Hitler. Sedangkan tentara dipaksa untuk loyal pada Hitler. Dimana sebelumnya tentara bersumpah setia pada negara Jerman.

Selanjutnya kebebasan juga diberangus habis. Setiap penentang rezim akan ditangkap dan dikirim ke kamp penjara tanpa pengadilan.

Pada masa ini, Hitler dan Nazi mengontrol secara ketat surat kabar dan buku. Mereka tidak akan mengizinkan terbitnya surat kabar yang mengkritik kebijakan Nazi. Nazi juga membuat kebijakan memproduksi radio sebanyak-banyaknya dengan harga semurah mungkin.

Nazi ingin menggunakan radio sebagai alat propaganda utama. Nazi juga menggunakan bioskop, banyak film yang menjadi corong propaganda Nazi.

Pada 1 September 1939 Angkatan Darat Jerman menyerbu Polandia. Mereka juga menyerang Austria dan Cekoslovakia. Agresi Jerman di bawah Hitel dan Nazi-nya ini menjadi pemicu terjadinya Perang Dunia II di Eropa. Jerman harus melawan tentara sekutu Amerika Serikat, Perancis, Inggris, dan Uni Soviet.

Perang dunia II berakhir dengan kekalahan Jerman, mereka menyerah tanpa syarat pada bulan Mei 1945. kekalahan ini menyebabkan Jerman berada pada kehancuran. Kota-kota di Jerman runtuh dan hancur menjadi berkeping-keping.

Industri dan ekonomi Jerman juga ikut hancur. Selain itu, jutaan jiwa melayang menjadi korban perang. Kehancuran Jerman menjadi warisan fasisme.

Jerman terpecah dan bersatu kembali

Setelah Perang Dunia II, pada tahun 1949 jerman terpecah menjadi dua negara, yaitu Republik Federal Jerman (Jerman Barat) dan Republik Demokratik Jerman (Jerman Timur). Awalnya orang masih bisa saling mengunjungi antara Jerman barat dan timur.

Tapi dibangunnya Tembok Berlin pada Agustus 1961 menjadi simbol nyata perang dingin antara Jerman barat dan timur. Pendudukan Uni Soviet di Jerman timur menjadikan negara tersebut memiliki pemerintahan yang komunis.

Runtuhnya Uni Soviet menyebabkan perubahan cepat pada Jerman. Setelah terpisah selama 40 tahun, Tembok Berlin runtuh seiring dengan runtuhnya pemerintahan komunis di Jerman timur. Segera setelah itu, reunifikasi atau Persatuan Jerman terjadi pada tahun 1990 dengan Berlin sebagai ibu kotanya.

Penyatuan Jerman ini telah membawa mereka menjadi kekuatan ekonomi nomor satu di Uni Eropa. Hari ini, Jerman juga menjadi pemimpin Uni Eropa.

Nah itu tadi sejarah Jerman hingga terbentuk Jerman bersatu seperti yang kita lihat sekarang ini. Semoga artikel di atas bermanfaat bagi kalian yang ingin tahu lebih jauh mengenai sejarah Jerman.

sumber : https://westwoodprep.com/id/

Setan Jawa dalam ’Bahasa’ Garin Bag2

Dengan dukungan keterangan tujuh babak di layar, penonton dibawa ke adegan percintaan antara Asih, gadis bangsawan (Asmara Abigail), dan Setio (Heru Purwanto), pemuda miskin. Babak pertama mengisahkan pertemuan mereka. Pertemuan yang berawal dari bertautnya pandang mata keduanya di pasar. Tusuk konde Asih tak sengaja jatuh tersenggol gulungan alas pengering gabah dari anyaman bambu yang dipanggul seseorang.

Pada babak awal ini, penonton diperkenalkan kepada sosok Asih yang sering dilulur dan diratus serta ibu dan neneknya yang ningrat bergelut dengan kain batik. Sedangkan Setio tetap hidup melarat, menjual sapu lidi. Setio, yang lamarannya ditolak lantaran miskin, kemudian meminta bantuan Setan Pesugihan.

Budi Gunawan Diusulkan Sebagai Kepala BIN

PRESIDEN Joko Widodo memilih Wakil Kepala Kepolisian RI Komisaris Jenderal Budi Gunawan sebagai calon Kepala Badan Intelijen Negara, menggantikan Sutiyoso. Menteri Sekretaris Negara Pratikno telah menyampaikan surat usulan pergantian Kepala BIN ke Dewan Perwakilan Rakyat, Jumat pekan lalu. Menurut Pratikno, Presiden mengganti Kepala BIN dengan alasan regenerasi. Pratikno menyatakan tak ada pertimbangan tertentu dari Presiden dalam menunjuk Budi Gunawan.

”Proses selanjutnya adalah meminta pertimbangan DPR,” ujar Pratikno. Ketua DPR Ade Komarudin mengatakan lembaganya bakal menggelar rapat pimpinan untuk membahas surat itu. ”Senin ini kami akan mengadakan rapat dengan fraksifraksi,” ucap Ade. Setelah itu, menurut dia, Komisi Pertahanan DPR diberi tugas melakukan uji kelayakan dan kepatutan terhadap Budi.

Angsa Bag5

Di bait berikutnya ia menyebut bagaimana ia, di suatu pagi, melihat seekor angsa lepas dari kandang, tapi tak menemukan air lagi. Bulunya yang putih menyusuri tanah. Di parit yang kering ia membuka paruhnya yang berlumur debu, bertanya: ”Air, kapankah kau turun dalam hujan?” Angsa itu sebuah alegori: makhluk elok bukan-manusia yang menanggungkan ambisi, kepentingan, dan kalkulasi manusia—seperti alam dan mereka yang di pinggiran terancam perluasan kuasa teknologi dan modal. Baudelaire mempersembahkan Le cygne buat Victor Hugo yang waktu itu hidup di pengasingan. Kita tahu ke mana pengarang Les Miserables itu berpihak: bersama para nestapa. Tapi suara Baudelaire bukan nostalgia.

Lobi Tambang Di Pulau Bangka Bag7

Itu sebabnya PT Mikgro ngotot ingin melanjutkan operasi produksi. Agar keinginan itu terlaksana, seorang pejabat di Kementerian Energi menuturkan, Komisaris Utama PT Mikgro Yang Xiaokang kerap bertandang ke kantor Kementerian Energi untuk melobi. ”Dia juga kirim surat banyak sekali, meminta pemerintah memberikan jaminan kepastian hukum,” ujarnya. Tak hanya ke Kementerian ESDM, Yang Xiaokang juga melobi Kementerian Koordinator Politik,

Hukum, dan Keamanan. Pada akhir Juni lalu, ia juga menyambangi Deputi Koordinasi Hukum dan HAM Kementerian Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Jhoni Ginting. Yang Xiaokang mengklaim perusahaannya sudah menggelontorkan duit Rp 1,4 triliun untuk pembangunan fasilitas tambang beserta sarana pengolahan.

Yang Mati Lalu Lahir Kembali Bag5

Nanu wafat tiga tahun setelah Rudy keluar. Trio Dono, Kasino, dan Indro selanjutnya dikenal dengan nama Warkop DKI. Sebanyak 34 flm mereka hasilkan dalam waktu 15 tahun. Kelompok ini terus bertahan hingga kematian Kasino (1997) dan Dono (2001). Dalam promosinya, Warkop Reborn berulang kali menyebutkan flm ini tidak dimaksudkan untuk menggantikan Warkop DKI, tapi melestarikan.

Pada penayangan perdana, 8 September lalu, 270 ribu penonton menyaksikan flm ini—mematahkan rekor 200 ribu penonton yang dipegang oleh Ada Apa dengan Cinta? 2. Warkop Reborn juga mencetak rekor penonton terbanyak dalam satu hari pertunjukan, yakni 547 ribu orang pada hari ketiga penayangannya.

Pilkada Dan Koreksi Untuk Ahok Bag3

Hubungan dekat Basuki dengan taipan-taipan pemilik perusahaan kakap properti juga mengundang pertanyaan. Interaksi khusus itu terlihat, terutama, setelah Komisi Pemberantasan Korupsi membongkar perkara suap penyusunan rancangan peraturan daerah reklamasi. Hubungan semacam ini berpotensi menimbulkan benturan kepentingan. Gempita membangun fsik Jakarta, Ahok menempatkan diri sebagai pemegang kebenaran tunggal. Ia merespons kritik dengan amarah. Ketika muncul pro-kontra penggusuran penduduk untuk ”normalisasi” Kali Ciliwung, ia nyaris tak membuka pintu dialog.

Kritik kepadanya mengemuka: sang Gubernur lebih mementingkan pembangunan fsik tapi mengabaikan aspek sosial. Munculnya penantang Ahok dalam pemilihan gubernur 2017 akan memberi alternatif baik bagi penduduk Jakarta. Dalam pendaftaran yang akan dibuka pekan ini, sudah muncul kandidat penantang: Sandiaga Uno, yang disorongkan Partai Gerindra. Di luar itu, ada nama lain, seperti Anies Baswedan dan Yusril Ihza Mahendra.

 

Jenderal Yang Mengakrabi Facebook bag4

Meredam kon?ik melalui kekerasan, di mata Min Aung Hlaing, bukanlah hal baru. Pada Agustus 2009, Min Aung, kala itu masih berpangkat letnan jenderal, memerintahkan operasi militer terhadap kelompok bersenjata etnis Kokang, yang dikenal sebagai Tentara Aliansi Nasional Demokratik Myanmar (MNDAA). Baku tembak meletus di kawasan utara Negara Bagian Shan, yang berbatasan dengan wilayah Cina.

Sebagai kepala biro operasi khusus-2 (BSO-2), Min Aung melihat serangan militer sebagai opsi tunggal menghadapi gerilyawan Kokang, yang ketika itu menolak menjadi pasukan penjaga perbatasan. ”Serangan Tatmadaw melanggar perjanjian gencatan senjata antara rezim militer dan MNDAA pada 1989,” demikian dikabarkan The Irrawaddy. Operasi militer itu menewaskan sedikitnya 126 tentara Myanmar dan 90 kombatan.