Category Archives: Berita

Chef owner IKIKUE/ Finalis Masterchef Season 2

Ada Chef Beng Budiarso (35) yang mendalami teknik membuat dan mendekor kue-kue tiga dimensi. Kue yang berwujud replika suatu bentuk benda, hewan, maupun tokoh kartun ini begitu memiliki nilai jual tinggi asal tahu teknik membuatnya. Ahli pastry sekaligus Finalis Masterchef Indonesia season 2 ini berbaik hati membagikan ilmunya untuk berkreasi membuat cake tiga dimensi yang cantik.

Baca juga : Catering Jakarta Selatan

Cake tiga dimensi memang harus tampak kokoh, karena bentuknya merupakan replika benda atau tokoh kartun. Dasar cake yang digunakan tentu harus kokoh. Karena cake ini nantinya akan dibentuk dan ditutupi dengan dekorasi berbahan fondan yang cukup berat massanya. Saran Beng, pilihan brownis kukus atau butter cake sebagai dasar membuat cake tiga dimensi bisa jadi pilihan. Selain teksturnya lebih kokoh, cake jenis ini juga lebih mudah diukir untuk membuat bentuk khusus.

Tahap berikutnya perhatikan pula dimensi replika yang akan dibuat. Ukuran tinggi, lebar, bundar, atau kotak akan menentukan penggunaan jenis loyang untuk membuat cake agar lebih efisien. “Bisa dibantu dengan browsing gambarnya dulu, atau membuat pola dalam bentuk gambar. Hal ini penting untuk mengetahui postur, ekspresi, hingga kebutuhan warnanya,” imbuhnya. Selanjutnya, siapkan fondan sebagai bahan utama untuk melapisi kue. Lapisan fondan juga diperlukan agar cake siap dihias. Teknik hiasnya bisa dilukis, tempel, atau ukir.

Bahan dasar fondan umumnya dari gula, gelatin, glycerine, dan shortening,” urainya. Saat menyiapkan fondan, pastikan membagi komposisi fondan sesuai kebutuhan warna dan jumlahnya. Misalnya, ketika membuat cake 3D berbentuk doraemon, Chef Beng membutuhkan fondan untuk warna putih dan biru dalam jumlah banyak. Sisanya dalam jumlah sedikit berupa warna hitam, merah, dan kuning untuk bagian alis, hidung, serta baling-baling bambu. “Jadi kita harus bisa menghitung kebutuhan fondan dan warnanya sesuai bentuk karakternya,” terang pria kelahiran Semarang ini.

Menumpuk Cake

Sangat mungkin membuat cake yang ditumpuk karena tingginya dimensi replika yang kita butuhkan tak memungkinkan menggunakan satu cake. Jika membutuhkan bentuk khusus yang membutuhkan cake yang ditumpuk, Chef Beng menyarankan menggunakan ganache untuk merekatkan cake. Ganache bisa dibuat dengan mencampurkan cokelat leleh dan whipping cream dengan perbandingan 2 : 1. “Ganache lebih kuat berfungsi sebagai “lem” dibandingkan buttercream,” ujarnya.

Setelah Bunda Jadi Birokrat

AUNG San Suu Kyi, putri pahlawan besar Aung San yang sudah berpuluh tahun menentang kediktatoran junta militer, kini berkelakuan layaknya birokrat di negeri otoriter. Bunda Suu menolak mengakui bahwa tentara Myanmar telah menembaki ratusan pengungsi Rohingya. Oktober lalu, 300 gerilyawan Islam radikal menyerbu tiga pos perbatasan di kota kecil Maungdaw di Rakhine utara, Myanmar, menewaskan sembilan polisi penjaga perbatasan dan merebut sejumlah amunisi.

Pembalasan datang bergulung gulung. Berpegangan pada analisis gambar satelit, kelompok Human Rights Watch mengumumkan temuannya: hampir seribu rumah hancur dan gosong—tanda pembakaran yang sistematis— di desa-desa Rohingya. Tapi, bulan ini, Komisi Rohingya bentukan pemerintah menegaskan tak ada pelanggaran hak asasi dalam kasus ini—senada dengan pernyataan Suu Kyi.

MELAWAN LANUN

Kota-Bunga.net P EMBEBASAN Abu Sayyaf hendaknya tidak mem buat kita lengah dan berlaku lajak. Sikap ini hanya membuat kita si buk menggembungkan dada sera sepuluh sandera- – – ya melupakan fakta bahwa masih ada empat warga negara Indonesia yang disekap kelompok separatis di Filipina selatan itu. Kapal tunda Brahma 12 dan bargas yang ditariknya dibajak kelompok Abu Sayyaf, 25 Maret lalu. Bermuatan 7.500 metrik ton batu bara, kapal itu sedianya akan dilayarkan ke Luzon, Filipina. Di lepas pantai Pulau Tapul, Kepulauan Sulu, kapal disergap lanun. Pelakunya dipercaya merupakan faksi Al-Habsi Misaya dari milisi Abu Sayyaf—pecahan Front Pembebasan Nasional Moro (MNLF), kelompok separatis yang meneken perjanjian damai dengan pemerintah Filipina. Kepada PT Patria Maritime Lines, penyamun meminta tebusan 50 juta peso atau sekitar Rp 15 miliar. Belum lagi sepuluh sandera pertama dibebaskan, kelompok lain dari milisi yang sama membajak kapal TB Henry dan tongkang Christy. Empat dari sepuluh awak disandera di kawasan yang sama. Menolak membayar tebusan tentu sikap terpuji. Tak mau takluk kepada teror, dunia internasional telah bersepakat tidak meladeni permintaan uang dari lanun mana pun. Tapi fakta di lapangan, tampaknya, berbicara lain. PT Patria Maritime Lines pagi-pagi sudah menyatakan menyiapkan dana untuk membebaskan karyawannya yang diculik. Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Luhut Binsar Pandjaitan menyebutkan uang tebusan merupakan tanggung jawab perusahaan. Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Megawati Soekarnoputri menyindir pemerintah yang tak mengakui ransom. Koran Manila sejak awal sudah mensinyalir adanya transaksi itu. Kita tentu menyayangkan jika benar sandera dilepas karena tebusan.

Takluk kepada ancaman dapat menyuburkan teror. Kita juga menyayangkan pemerintah Filipina yang tak menguasai medan—sesuatu yang membuat para pembajak leluasa memaksakan kehendak. Saat ini, Kepulauan Sulu dikuasai kelompok separatis meski pemerintah Filipina telah menerjunkan 4.000 personel militer di sana. Dalam sejumlah kontak senjata, korban dari militer Filipina terbukti lebih banyak ketimbang dari pihak pemberontak. Daripada jadi gosip, soal tebusan sebaiknya dibikin terang. Tak ada salahnya mengaku jika ada uang keluar—misalnya dengan bungkus bantuan kemanusiaan. Pemerintah selayaknya tak menutup mata jika ada pihak lain di Indonesia yang membayar. Koordinasi ihwal masalah ini sebaiknya ditingkatkan. Istilah ”diplomasi total” yang digunakan dalam kronologi pembebasan ini hendaknya tidak membuat Republik menjadi satu level dengan gerombolan bersenjata. Diplomasi total yang melibatkan banyak aktor—jika ini yang dimaksud— hanya punya makna positif jika semua elemen yang terlibat berada dalam kendali pemerintah. Ingatlah bahwa tugas belum selesai. Empat sandera menunggu pasukan penyelamat. Penyekapan sandera di kawasan yang lebih terisolasi membuat kerja makin sulit. Pelaku dari faksi yang berbeda membuat negosiator Indonesia tak bisa menggunakan pola lama. Boleh jadi, mereka bahkan harus memulai dari nol. Kesediaan banyak pihak untuk terlibat dalam negosiasi tentu tak ada salahnya. Kita tahu Wakil Presiden Jusuf Kalla menurunkan bekas Duta Besar Indonesia di Rusia, Hamid Awaludin, untuk terlibat. Hamid menggunakan jasa Agus Dwikarna, mantan narapidana terorisme Indonesia yang mendekam di penjara Filipina, untuk membuka komunikasi dengan penculik. Surya Paloh menggunakan Yayasan Sukma—lembaga sosial yang ia dirikan di Aceh pascatsunami. Dua pengurus Yayasan diketahui memiliki akses ke personel Abu Sayyaf. Pemilik kapal memakai jalur Kivlan Zen, yang pernah lama bertugas di Filipina. Pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri, Badan Intelijen Negara, dan Tentara Nasional Indonesia bekerja lewat jalurnya sendiri-sendiri.

Asalkan dikoordinasi dengan rapi, strategi keroyokan semacam ini tentu bagus-bagus saja. Semua punya peran. Tak perlu saling klaim. Komando harus berada di satu tangan. Dalam operasi penyelamatan sepuluh sandera, perihal koordinasi ini sempat jadi omongan. Apalagi belakangan, dalam sesi penjemputan sandera, terkesan ada upaya dari para aktor untuk berebut panggung. Di tingkat internasional, pemerintah tiga negara harus mempererat kerja sama untuk memberantas lanun. Berada di perbatasan Indonesia, Malaysia, dan Filipina, perairan itu merupakan lalu lintas strategis. Kebutuhan batu bara untuk Provinsi Mindanao, misalnya, saat ini dipasok dari Kalimantan. Merompak merupakan tindakan kriminal. Abu Sayyaf dan para sempalannya bukan pejuang agama. Masyarakat selayaknya tidak terkecoh. Membasmi lanun di kawasan itu bukanlah memerangi agama—melainkan membasmi kejahatan.

POLISI BUBARKAN PEMUTARAN FILM PULAU BURU

POLISI BUBARKAN PEMUTARAN FILM PULAU BURU PULUHAN orang berseragam Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan TNI-Polri (FKPPI) melarang acara World Press Freedom Day 2016 dan pemutaran film Pulau Buru Tanah Air Beta di kantor Aliansi Jurnalis Independen Yogyakarta, Selasa malam pekan lalu. Massa didampingi pendiri Front Antikomunis Indonesia, Burhanudin. ”Kalau tidak bisa dibina, diratakan saja,” teriak mereka di lokasi acara. ”Bubarkan propaganda komunis!” Beberapa menit sebelumnya, belasan polisi dari Kepolisian Resor Kota Yogyakarta, yang dipimpin Kepala Bagian Operasional Komisaris Sigit Haryadi, mendatangi lokasi dan meminta acara dibubarkan.

Acara itu dihadiri seratus jurnalis dan aktivis gerakan masyarakat sipil di Yogya. ”Kapolda DIY memerintahkan kegiatan ini harus dibubarkan,” kata Sigit, emosional. Ketua AJI Yogyakarta Anang Zakaria sempat melakukan negosiasi dengan mereka. Kepada massa FKPPI dan polisi, dia menyatakan acara itu rutin digelar setiap tahun. Panitia juga sudah mengirimkan undangan dan pemberitahuan kepada pimpinan Kepolisian Yogyakarta. Panitia pun sudah meyakinkan polisi bahwa Pulau Buru Tanah Air Beta adalah film dokumenter dan merupakan produk jurnalistik. Film itu juga diputar di Simposium 65 pada 18-19 April lalu di Hotel Aryaduta, Jakarta. Tapi polisi tak menggubris penjelasan panitia. Alasan polisi, ada sejumlah kelompok yang tidak setuju dengan pemutaran film tersebut. Panitia akhirnya mengalah dan membatalkan acara pemutaran film.

KPK Kembali Tahan Mantan Anggota DPRD Sumatera Utara

JAKARTA — Komisi Pemberantasan Korupsi me nahan satu lagi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara periode 2009-2014 dalam kasus suap DPRD Suma tera Utara. Elezaro Duha ditahan setelah menja lani pemeriksaan sebagai tersangka di gedung KPK kemarin. “ELD ditahan 20 hari pertama di Rutan Cabang KPK di Pomdam Jaya Guntur,” kata juru bicara KPK, Febri Diansyah.

Sebelum Elezaro, KPK telah menahan 10 tersangka dalam kasus yang sama. Mereka adalah lima anggota DPRD Sumatera Utara periode 2009-2014, yakni Fadly Nurzal, Rijal Sirait, Rooslynda Marpaung, Hel miati, dan Muslim Simbo lon, serta lima anggota DPRD Sumatera Utara periode 2014-2019, yakni Rinawati Sianturi, Sonny Firdaus, Mustofawiyah, Tia isah Ritonga, dan Arifin Nainggolan.

KPK pada 3 April lalu mengumumkan 38 anggo ta DPRD Sumatera Utara sebagai tersangka dugaan tindak pidana korupsi mem beri atau menerima hadiah terkait dengan fungsi dan kewenangan anggota DPRD Sumatera Utara periode 2009-2014 dan 2014-2019. Sementara itu, 638 anggo ta DPRD Sumatera diduga menerima hadiah atau janji dari mantan Gubernur Su matera Utara Gatot Puji Nugroho. KPK menduga suap di berikan untuk memulus kan pembahasan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) dan per setujuan laporan pertang gungjawaban APBD 2012- 2014.

Selain itu, suap dibe rikan untuk membatalkan pengajuan hak interpelasi anggota DPRD Sumatera Utara 2015. Total duit dari Gatot diperkirakan Rp 61 miliar. Tiap anggota DPRD diduga menerima Rp 300- 350 juta. Lembaga antirasuah ke marin juga memanggil tiga anggota DPRD Sumatera Utara 2009-2014 yang telah ditetapkan sebagai tersangka, yaitu Musdalifah (MDH), Tahan Manahan Panggabean (TMP), dan Pasirudin Dau lay (PD). “Belum ada infor masi mengenai MDH dan TMP.

Sedangkan PD, penasihat hukumnya, da tang membawa surat yang menyatakan bahwa yang bersangkutan sedang sa kit,” kata Febri. Setelah di periksa, Elezaro enggan ber komentar soal kasus yang menjeratnya. “Tanya sama penyidik KPK.”

Blaupunkt 2.0 FHD

Banyak konsumen tahu bahwa Blaupunkt adalah merek produk audio. Namun seiring dengan tren pasar, pabrikan ini juga mengeluarkan kamera perekam untuk mobil. Kualitas yang dihasilkan untuk video mampu mencapai 1080P (full HD). Namun tersedia dua pilihan 720P dan 480P bila ingin kualitas lebih rendah dengan ukuran video lebih kecil. Tidak hanya merekam video, kamera ini juga bisa foto.

Blaupunkt memberi opsi yang banyak mulai dari 1,3 MP yang terendah hingga 12 MP untuk kualitas paling baik. Hasil rekamannya menampilkan gambar bersih meski tidak terlalu detail. Ia mampu beradaptasi dengan cahaya yang ada di depan mobil. Lensa dengan sudut pandang 120 derajat terasa cukup. Melalui kartu MicroSD Card video tersimpan dengan kapasitas maksimal penyimpanan 32 GB. Menggunakan baterai yang bisa di-charge melalui soket lighter dan sanggup bertahan selama 4 jam.

Harap untuk diperhatikan!

l Untuk beberapa mobil, posisi baut penyetel sangat sempit dan berada cukup dalam. Untuk itu diperlukan obeng khusus yang memiliki diameter kecil dengan tangkai yang panjang.

lPada saat penyetelan lampu, jangan muati bagasi! Karena akan membuat bagi an depan mobil terangkat sehingga arah sorotan lampu akan cenderung lebih rendah saat nanti muatan bagasi dihilangkan. l Pada saat penyetelan lampu, muati mobil dengan satu orang yang duduk di posisi supir. Bobot ideal yang disarankan adalah sekitar 75 kilogram.

l Penyetelan lampu harus kembali dilakukan ketika headlamp terlepas dari mobil untuk keperluan penggantian atau pembersihan. l Meski bukan masuk item pengecekan wajib, Anda bisa meminta mekanik bengkel res mi untuk mengaturnya saat melakukan servis berkala.