Category Archives: Parenting

Bermain Adalah Belajar Bag2

Di sini ia melatih koordinasi tangan dan matanya. Begitu terus sampai akhirnya anak bisa makan sendiri dengan rapi. Sementara itu, melalui kegiatan permainan fi sik, si prasekolah dapat belajar mengatur keseimbangan. Merancang strategi untuk menang dan bekerja sama dalam pertandingan berkelompok.

Baca juga : ausbildung jerman

Memahami aturan sebab akibat, bahkan mempelajari perilaku yang dapat diterima secara sosial dalam permainan bersama teman sebaya. Saat bermain, prasekolah juga akan menemui berbagai persoalan atau konfl ik. Hal ini memungkinkan anak untuk belajar bagaimana cara berbagi, membuat keputusan, bernegosiasi, membela diri, sampai mengembangkan keterampilan menyelesaikan konfl ik ataupun memimpin. Jadi, dari beragam kegiatan saat bermain, tanpa disadari, anak dapat belajar dengan suasana hati yang senang.

Selanjutnya, Lusi memaparkan jenis-jenis aktivitas bermain yang dapat diperkenalkan pada anak usia prasekolah. Kegiatan bermain aktif, yaitu kegiatan bermain yang melibatkan seluruh indra dan anggota tubuh anak usia prasekolah. Di antara jenis kegiatan bermain aktif adalah: ? Bermain dengan tangan, yaitu segala jenis permainan yang melibatkan dan merangsang keterampilan jemari, perabaan, maupun koordinasi visual motorik.

Contoh, bermain tepuktepuk dengan lagu, menggambar dan mewarnai, bermain lempar bola, bermain tangkap ibu jari, congkak, bola bekel, dan lainnya. ? Permainan motorik kasar, yaitu segala jenis permainan yang mengutamakan gerakan sehingga dapat melatih otot besar anak. Contoh, berlarilarian, memanjat, melompat, dan sebagainya. ? Permainan konstruktif, yaitu segala jenis permainan yang dapat merangsang ide anak dalam membangun sesuatu atau merakit konstruksi tertentu. Contoh, membentuk bangunan dengan balok, lego, dan lainnya.

Permainan kreatif, yaitu segala jenis permainan yang memungkinkan anak menciptakan berbagai kreasi dari imajinasinya sendiri. Contoh, membuat rumah-rumahan dari selimut, membuat mobil-mobilan dari kotak susu, dan lainnya. ? Permainan simbolik, yaitu permainan dimana anak memegang suatu peran tertentu. Contoh, bermain peran menjadi orangtua, menjadi dokter, dan sebagainya. Permainan semacam ini dapat bermanfaat dalam mengembangkan kemampuan adaptasi dan komunikasi anak.

Sumber : https://ausbildung.co.id/

Fenomena Konsumsi Plasenta

Benarkah bermanfaat atau malah berisiko infeksi? Yuk, kita telusuri penelitiannya! Ketika bintang Kardashian mengatakan ia mengonsumsi plasenta bayi yang baru dilahirkannya, banyak reality show Kim orang kaget dan menganggap ganjil. Padahal, Kim bukanlah orang pertama yang melakukannya. Kebiasaan ini telah dilakukan masyarakat Tionghoa sejak ribuan tahun lalu.

Baca juga : Kerja di Jerman

Di dalam ilmu biologi, kita juga tahu, hewan memakan plasentanya segera setelah bayi mereka lahir. Aksi memakan plasenta ini disebut placentophagy. Sama seperti pada zaman Tiongkok Kuno, Mama zaman sekarang yang memakan plasenta bayinya juga meyakini bahwa hal itu akan mengembalikan energi, membantu membersihkan rahim, meningkatkan produksi ASI, serta mempercepat selesainya perdarahan pascamelahirkan. Demikian menurut situs BabyCentre.

Pada kehamilan, plasenta bertindak sebagai pengantar makanan dari Mama ke janin, juga sebagai penyaring untuk menyerap dan melindungi pertumbuhan si calon bayi dari racun dan polutan. Plasenta mengandung prostaglandin yang menstimulasi kontraksi rahim sesudah melahirkan, juga sedikit hormon oksitosin (hormon yang banyak diproduksi saat menyusui). Karena itu, banyak juga yang percaya jika plasenta dapat membantu merangsang keluarnya ASI.

Namun, apakah manfaat yang disebut di atas memang sudah terbukti secara medis? BERSIFAT SUBJEKTIF Seorang dokter sekaligus peneliti bernama Dr. Kristal Clark awalnya terkejut, namun kemudian tertarik pada fenomena para mama yang bersedia memakan plasenta bayinya ini. “Beberapa pasien bertanya ke saya, apa manfaat mengonsumsi plasenta.

Selidik punya selidik, ternyata hal ini sedang menjadi tren dan pengonsumsinya semakin banyak,” kata Dr. Clark. Kemudian, Dr. Clark bersama tim peneliti dari Northwestern University mulai mengadakan evaluasi terhadap 10 studi tentang placentophagy. Dalam evaluasinya, mereka tidak menemukan adanya bukti bahwa konsumsi plasenta bisa memberikan energi pemulihan, mengurangi sakit pascamelahirkan, meningkatkan produksi ASI, ataupun membuat kulit jadi elastis.

Yang dimaksud konsumsi plasenta di sini adalah konsumsi dalam bentuk mentah, matang, ataupun pil. “Penelitian yang menunjukkan manfaat plasenta ternyata lebih banyak berdasarkan pada laporan-laporan yang bersifat subjektif atau bersifat sugesti,” tambah Dr. Clark.

Sumber : https://ausbildung.co.id/

Tidur Ke Kanan Atau Telentang Bahayakan Janin Bag3

Mama boleh juga mencoba tidur dengan bantal khusus kehamilan, seperti bantal wedge-shaped berbentuk seperti potongan keju yang dapat menopang pinggang dan punggung belakang. Ada pula bentuk bantal kehamilan lainnya, seperti pregnancy body pillow yang bisa mengelilingi tubuh Mama dan menopang punggung saat tidur, serta bantal berbentuk huruf U dan J yang dapat pula membuat posisi tidur Mama nyaman menghadap ke kiri.

Baca juga : toefl ibt jakarta

Memerhatikan posisi tidur dan berusaha menerapkannya setiap malam mungkin akan menambah beban mamil. 7etapi, dengan fokus pada perasaan bahagia dikaruniai kehamilan, beban Mama tentu akan terasa lebih ringan, dan pastinya akan membuat Mama jadi lebih relaks sehingga dapat tidur nyaman setiap malam. Percayalah, Ma, dengan lahirnya bayi yang sangat dinanti-nantikan ketika tiba waktunya nanti, semua beban yang Mama alami akan terlunaskan seketika.

Me Time Tanpa Rasa Bersalah

Saran Della, sebaiknya Mama benar-benar memerhatikan beberapa hal berikut ini untuk memilih waktu bagi diri sendiri (me time). 1. Kenali apa yang dirasakan saat ini, terutama tekanan dan ketidaknyamanan diri su paya dapat menentukan “obat” yang tepat saat menjalani me time. 2. Kenali minat dan hobi yang membuat Mama dapat menikmati kegiatan tersebut tan pa merasa terpaksa. 3.

Carilah berbagai referensi mengisi waktu luang, dengan cara membaca buku atau browsing di internet. Misal, tempat-tempat wisata yang menenangkan, foto-foto de sain pakaian terkini yang menginspirasi, deretan lagu-lagu favorit, dan sebagainya. 4. Nah, yang paling penting adalah meminta izin dan waktu kepada anggota keluarga. Nyatakan secara asertif (tanpa merasa bersalah) bahwa Mama perlu me-recharge diri supaya nanti dapat kembali sigap dan bersemangat kembali saat melayani mereka. 5.

Usahakan juga mendelegasikan tugas kepada anggota keluarga lain atau asisten ru mah tangga dan minta komitmen mereka untuk menuntaskannya di saat Mama se dang menikmati me time. Hal ini akan membantu mengurangi rasa bersalah Mama, karena sudah membereskan sejak awal pekerjaan-pekerjaan yang masih belum terselesaikan. 6. Jika membutuhkan teman atau kelompok tertentu untuk menjalankan kegiatan me time, carilah teman-teman yang dapat memahami kebutuhan Mama, karena “curhat” merupakan salah satu cara mengurangi beban mental terutama jika yang diajak ber bagi dapat mendengarkan dengan tulus.

Sumber : https://pascal-edu.com/

Pilihan Posisi Bersalin Bag3

Selain dilakukan di lantai, posisi ini bisa juga dilakukan di atas tempat tidur. Penolong persalinan berlutut di lantai, bersiap-siap menangkap bayi. KELEBIHAN: Mama bisa lebih aktiI bergerak sehingga memiliki peluang untuk menggerakkan pinggul dibanding posisi duduk/berbaring. Hal ini membuat pinggul bebas bergerak ke arah memutar atau miring yang dapat membantu bayi mencari jalan lahir.

Baca juga : Beasiswa s2 Jerman

`Selain itu, posisi ini juga: U Cocok untuk bayi berukuran besar. U Mengurangi risiko episiotomi. U Didukung gravitasi. U Mengurangi kontraksi. U Mencegah nyeri di punggung. U Memungkinkan papa untuk mengusap punggung Mama sehingga nyeri berkurang dan bisa menenangkan Mama.

KEKURANGAN: U Menyulitkan penolong persalinan dalam memantau proses kelahiran dan detak jantung bayi. U Butuh kekuatan tangan yang lebih besar dibanding posisi berbaring/setengah duduk. U Risiko nyeri lutut, risiko jatuh tersungkur bila tangan dan kaki Mama tidak kuat menyangga tubuh. U Risiko cedera kepala bayi, karena bayi dapat meluncur keluar dengan cepat.

Contoh Menu Harian

Agar ASI lancar dan langsing pun di dapat, berikut contoh menu sehari un tuk Mama menyusui: U Sarapan (80–100 kalori): Roti gandum (2 potong), oatmeal (4–5 sendok makan), 1–2 butir telur (baiknya pilih telur omega-3). U Camilan antara sarapan dan makan siang: Bisa memilih makan buah-buahan, seperti: pisang, apel, pepaya, buah naga, dan jambu. Boleh juga di tambah kudapan atau kue, seperti 1–2 potong brownies. U

Makan siang (650–750 kalori): Karbohidrat dari nasi merah (4–5 sendok makan); protein didapat dari daging/ikan/ayam/tahu tempe (150 g atau 1–2 potong); sayuran, bisa tumisan/sup, semisal tumis kang kung, capcay, atau sup sapo tahu dan tomat. U Camilan antara makan siang dan makan malam: Bisa memilih buah-buahan tropis, seperti: pepaya, pisang, jeruk, dan jambu.

Juga bisa mengonsumsi um bi-umbian yang direbus, semisal ubi atau singkong rebus. U Makan malam (650–750 kalori): Karbohidrat dari nasi merah (4–5 sendok makan); protein dari daging/ ikan/ayam/tahu-tempe (150 g/1–2 potong); sayuran bisa berkuah atau tumisan buncis/kacang panjang dengan tempe dan teri.

Sumber : https://ausbildung.co.id/

 

Keringat Dingin Dan Suhu Badan Turun

Dokter rifan, apakah setiap anak yang akan tumbuh gigi selalu rewel dan demam? Lalu, kalau anak mengalami keringat dingin dan suhu tubuh di bawah normal, bagaimana cara mengatasinya, dok? Saya ibu dua balita (8 bulan dan 4 tahun). Terima kasih atas jawaban dokter rifan. Arsha sejati – jakarta Ibu Arsha yang baik, pertumbuhan gigi biasanya akan menimbulkan rasa tidak nyaman di daerah gusi/mulut, dan kadang disertai sedikit peningkatan suhu tubuh bayi.

Baca juga : Beasiswa S1 Jerman Full

Rasa tidak nyaman tersebut dapat saja menyebabkan si kecil agak rewel, atau tidak mau makan/menyusui untuk sementara waktu. Mengenai cara mengatasi anak saat suhu tubuh di bawah normal adalah dengan mengenakan baju yang agak tebal (jaket, sweater, kaus panjang), selimut, sarung tangan atau kaus kaki bila perlu. Berikan makanan atau minuman hangat dan segera menghindar dari lingkungan de ngan suhu udara yang rendah.

Anak Pintar

“Alhamdulillah, Ummi bersyukur dititipi anak perempuan, karena kakak-kakaknya laki-laki semua. Ternyata, memang benar ngurus anak perempuan berbeda banget dengan mengurus anak laki-laki. Anak perempuan lebih cepat tanggap dibanding anak laki-laki. Perkembangannya pun lebih cepat, dari merangkak, duduk, berdiri, dan belajar ngomong. Bahkan, belum genap usia enam bulan, Kamila bisa jelas mengucapkan kata-kata. Kata pertama yang diucapkannya ‘ayah’, ‘Yaaahh…’ Sekarang, alhamdulillah, kosakatanya sudah bertambah dan sudah bisa bilang Ummi-nya ‘Miiii…,’ juga nenen, mamam, aa, cacah (cicak), memem (kucing). Pun sudah bisa ngambek sama orang di sekitarnya.” Siti Anisah, mama dari Kamila Dzurri Hamida Dakwan (15 bulan)

Mama Tak Mau Kalah

“Usia 7,5 bulan, Valencia mulai belajar bicara, meski baru sebatas ngoceh-ngoceh. Untuk pengucapan kata berarti yang pertama dia bisa adalah ‘Apa… pa… pa… pa.’ Saat itu kami menyimpulan sendiri maksudnya adalah Papa alias kata pertamanya adalah Papa. Saya sebagai mamanya gak mau kalah dong, mulailah saya ajari Valen berbicara ‘ma… ma… ma….’ Akhirnya, Velen bisa juga! He he… seneng banget, deh.” Jane Hidayat, mama dari Valencia Meyliadi (2,5)

sumber : https://ausbildung.co.id/

 

Langkah Hamil Sehat

Langkah 1 : KONSUMSI MAKANAN BERNUTRISI SEIMBANG Bunda adalah satu-satunya sumber nutrisi si kecil di dalam kandungan. Untuk itu, dianjurkan mengonsumsi makanan bergizi seimbang agar tercukupi kebutuhan akan zat-zat gizi bagi diri Bunda sendiri dan terlebih-lebih untuk janin yang sedang tumbuh dan berkembang di kandungan. Kekurangan nutrisi, baik makro (karbohidrat, protein, lemak) maupun mikro (vitamin, mineral), akan berdampak pada kualitas kesehatan Bunda sendiri dan anak yang dilahirkan kelak.

Baca juga : Kursus Bahasa Jepang di Jakarta Selatan

Nutrisi makro merupakan zat pembentuk tubuh dan sumber energi. Kurang nutrisi makro berpengaruh terhadap berat badan (BB). Bunda menjadi kurus dan lemas. Idealnya, kenaikan BB adalah 1–2 kg/bulan. Selain itu, suplai nutrisi dariBunda kepada janin juga akan berkurang, sehingga membuat janin memiliki BB tidak normal, pertumbuhan janin pun terhambat dan hal ini akan memengaruhi kecerdasannya juga. Bila kekurangan nutrisi mikro, utamanya zat besi dan asam folat, janin berisiko cacat. Satu dari dua ibu hamil di Indonesia menderita anemia (kurang darah), HB-nya kurang dari 10.

Studi yang dilakukan oleh SEAFAST Center IPB pada 2011 juga menunjukkan, lebih dari 60% ibu hamil memiliki asupan nutrisi mikro (seperti: zat besi, vitamin A, vitamin C, asam folat, dan seng) yang rendah. Maka itu, dokter obgin harus memberikan zat besi kepada ibu hamil. Jika tidak, ibu dan janinnya akan kekurangan gizi. Sedangkan kita tahu, gizi otak/IQ bayi itu sangat perlu sekali oksigen yang diperoleh dari darah/zat besi dan asam folat yang berperan dalam membantu mengurangi risiko Neural Tube Defect (cacat otak dan tabung saraf) pada janin.

Nah, untuk memenuhi kecukupan nutrisi ibu hamil, yang terpenting adalah harus makan teratur dan mengonsumsi makanan beraneka ragam dalam porsi seimbang. Jadi, jangan hanya mengonsumsi banyak karbohi drat (seperti: nasi, roti, kentang), tetapi juga harus mencoba bermacam-macam makanan sehat, yaitu sayuran hijau (kaya akan asam folat dan besi), protein dan lemak hewani (ikan, telur, daging) dan nabati (kacang-kacang an, minyak zaitun), serta buah-buahan. Bagaimana dengan susu? Susu dapat menjadi pelengkap nutrisi, terutama untuk para ibu hamil yang mengalami gangguan sehingga kurangnya asupan di trimester pertama akibat muntah, mual, dan tidak nafsu makan.

Umumnya, susu kehamilan sudah mempunyai komposisi yang baikuntuk ibu hamil, di antaranya zat besi (mencegah anemia, kelahiran dini, dan berat bayi lahir rendah), asam folat (berperan penting dalam pembentukan saraf dan otak janin), kalsium (berperan dalam pembentukan dan mempertahankan kepadatan tulang dan gigi), dan asam linoleat alias omega-6 (bersama omega-3 berperan dalam pembentukan pembungkus saraf). Konsumsi segelas susu yang khusus untuk kehamilan bisa membantu memenuhi kebutuhan gizi ibu hamil.

Sumber : https://eduvita.org/

Mandi Sambil Bermain

PERALATAN: • 3eralatan mandi, se perti bak mandi bayi, waslap, spons, sikat halus. • Beragam mainan un tuk mandi yang bisa mengapung di air dan berkaitan dengan air (bebek, ikan, kepiting, perahu kecil, dan se bagainya). CARA BERMAIN: 1. Dudukan si kecil dalam bak mandi. 2. Kenalkan satu per satu mainan, juga tentang karakter mainan itu. Contoh, “Ini namanya bebek. Bebek tidak hidup di air tapi jago berenang, lo.” Lalu, “Kalau yang ini ikan. Ikan hidup di dalam air.” Biarkan si kecil memegang semua mainan di bak mandinya. 3.

Baca juga : Beasiswa d3 ke S1 Luar Negeri

Basuh seluruh badan bayi dengan air. Biarkan dia menyentuh air dan menciprat-cipratkannya. 4. Sabuni seluruh tubuh si kecil sambil Mama bernyanyi. Pilih jenis lagu yang akrab dan senang didengar si bayi. Katakan juga, “Sabun akan membuat badan kamu bersih dan wangi.” Biarkan jika si kecil tertarik memegang sabun dan melumuri tubuhnya dengan sabun. 5. Selesai mandi, bungkus tubuhnya dengan handuk agar tidak kedinginan. Sambil digendong, ajak bayi mengucapkan selamat tinggal pada mainan-mainan yang ada di bak mandinya. Semisal, “Selamat tinggal, bebek.” Atau, “Ikan, aku tinggal dulu, ya.”

Berat badan kurang

Putri saya (11 bulan, 2 minggu) berat badan (bb) 6,7 kg, kata bidan bb-nya kurang sehingga disarankan membawa ke dokter spesialis anak. Mengapa bb anak saya kurang? Padahal saya sudah memberi mpasi sesuai takaran, mpasi juga saya buat sendiri. Saya juga masih memberikan asi dan anak saya terlihat sangat aktif. Pertanyaan selanjutnya, suami meminta agar anak kami ditindik telinganya untuk anting.

Tapi saya khawatir ia bakal kesakitan. Berbahayakah tindik telinga untuk bayi? Icha letichia – cimahi Ibu Icha yang baik, berat badan yang kurang dari standar usia dan tinggi badannya menandakan asupan si kecil belum optimal. Porsi, variasi, kelengkapan zat gizi, serta frekuensi pemberian MPASI mungkin masih perlu ditingkatkan. Pada prinsipnya anak memerlukan asupan kalori dari makanan dan susu untuk kebutuhannya beraktivitas dan bertumbuh kembang.

Ada baiknya Ibu melakukan konsultasi dengan ahli gizi agar dapat dievaluasi, kemudian dilakukan perbaikan agar pertumbuhan si kecil lebih optimal. Sedangkan masalah tindik telinga, selama dilakukan oleh tenaga kesehatan terlatih dan dilakukan dengan bersih/ aseptik, maka tidak apa-apa. Rasa nyeri yang dirasakan si kecil biasanya bersifat sementara dan akan hilang setelah tindakan selesai dilakukan.

Sumber : https://ausbildung.co.id/

Hamil Sehat Di Usia 35 Ke Atas Bag2

? Berhenti merokok dan minum alkohol. Alkohol meningkatkan risiko bayi lahir cacat mental dan fisi. Merokok meningkatkan risiko melahirkan bayi dengan berat lahir rendah, padahal risiko Mama sudah tinggi karena usia. Tidak merokok juga dapat membantu mencegah preeklamsia.

Baca juga : Kursus Bahasa Jerman di Jakarta

? Patuhi jadwal pemeriksaan yang diberikan dokter obgin. Lewat pemeriksaan rutin, kita dapat mengetahui dengan lebih dini jika ada kelainan pada kehamilan. Dokter pun bisa segera membantu mengatasinya sebelum terjadi hal fatal, seperti keguguran atau pendara han yang membahayakan jiwa mamil. Nah, itulah rahasia hamil sehat di usia matang yang penting Mama ketahui.

Risiko Hamil di Usia Matang

} PADA BAYI • Lahir dengan kelainan kromosom. Kondisi ini bisa menyebabkan bayi lahir cacat atau mengalami kelainan kromo som seperti sindrom Down. • Lahir prematur dan/atau berat ba dan di bawah normal. Bayi juga berisiko lebih tinggi mengalami kom plikasi masalah kesehatan saat beran jak besar lantaran mengalami gang guan pertumbuhan janin (Intrauterine Growth Retardation/IUGR).

} PADA MAMA

  • Diabetes gestasional. Mama yang tidak memiliki diabetes sebelumnya, tetapi memiliki kadar gula darah tinggi selama kehamilan, dapat dikatakan memiliki diabetes gestasional. Menurut analisis pada 2014 yang dilakukan oleh US Centers for Disease Control and Pre vention, prevalensi diabetes gestasio nal pada mamil di usia 35 ke atas ham pir mencapai 10% dari keseluruhan kehamilan pada mamil usia tersebut.
  • Inersia (gangguan kontraksi ra him ). Mamil usia matang lebih berisiko meng alami inersia karena tidak pu nya cukup kekuatan untuk mendorong janin pada proses kelahiran normal, sehingga sering harus dilakukan sesar.
  • Perdarahan merupakan komplikasi yang kerap menyertai inersia pada kelahiran normal di usia matang. Jika melahirkan dengan cara sesar, komplikasi yang mungkin terjadi adalah atonia (otot-otot rahim tidak bisa berkon traksi setelah plasenta keluar) dan bisa menyebabkan perdarahan hebat.
  • Preeklamsia (keracunan kehamil an) ditandai dengan meningkatnya tekanan darah yang diikuti oleh pe ningkatan kadar protein di dalam urine. Umumnya muncul di pertengahan umur kehamilan, meski ada juga yang muncul di awal kehamilan. Jika tak segera ditangani akan berlanjut pada kondisi eklamsia yang dapat berakibat fatal.
  • Kehamilan ektopik (kehamilan di luar kandungan). Terjadi karena sel telur tidak melekat di rahim tapi di ba gian tubuh lain, semisal di saluran telur (paling sering terjadi), leher rahim, di dalam rongga perut atau indung telur (ovarium). Kehamilan ektopik biasanya tak bisa berlangsung normal dan harus segera dikeluarkan karena dapat menimbulkan perdarahan masif serta meng ancam nyawa Mama.

Kok Kamu Usil Sih, Dek? Bag2

Anak tidak dapat diam lebih dari 5 menit, jadi ia akan selalu mencari cara agar ia bisa selalu bergerak. Untuk hal ini anak perlu penanganan secara khusus. BOLEH USIL, ASAL…. Keusilan batita ma sih ditoleransi jika ti dak membahayakan dirinya dan lingkungan. Kondisi yang membahayakan itu pada umumnya dapat terkait dengan listrik, api, daerah yang rawan kecelakaan seperti tepi sungai atau jalan, dan sebagainya.

Baca juga : Tes Toefl Jakarta

Jika sudah menyangkut keselamatan, kita perlu segera menghentikan. Endang menambahkan, “Jika keusilan batita berhubungan dengan norma kesopanan dan tata krama setempat, sebaiknya orangtua juga segera memberitahu si kecil untuk menghentikan keusilannya.” Ya, meskipun keusilan meng in dikasi kemajuan kognitif dan kreativitas, si kecil tetap memerlukan arahan, agar keusilannya tidak ber lanjut menjadi hal-hal yang di inginkan, bahkan membahayakan si anak.

Jika usil dengan sikap yang membahayakan itu didiamkan, maka bisa jadi menjurus pada hal-hal yang malah kontraproduktif untuk anak. Selain bisa terjadi bahaya, anak berpotensi dijauhi dari lingkungan dan teman-teman yang merasa terganggu oleh perlakuannya. Bila hal ini terjadi, menurut Endang, anak malah akan semakin mengembangkan sikap usil yang dapat mengarah pada sikap egois. Kita tentu saja tidak ingin buah hati mengalami hal ini, bukan?

Jika keusilannya disebabkan karena kreativitas yang tinggi, Mama Papa bisa saja memberikan reward berupa pujian dan pelukan pada anak. Berikan juga pengertian dan pemahaman bahwa hal tersebut perlu dilakukan dengan tetap me merhatikan apakah lingkungan me rasa nyaman atau tidak. Bukalah percakapan dan ajak ia untuk memahami dari sisi orang yang diusilinya.

Contoh, si kakak sedang membangun balok, eh, baru ditinggal sebentar adiknya telah mengubah “rancangan” si kakak. Nah, Mama Papa dapat memberinya pujian, tapi juga memberikan saran untuk meminta izin terlebih dulu pada Kakak. “pada umumya jika kakak dan adik yang saling usil, bisa jadi dikarenakan salah satu diantara mereka tidak ada kesibukan jadinya berusaha mencari perhatian dari saudaranya. Bisa juga sebagai perwujudan rasa gemas.

Sumber : pascal-edu.com

Perlukah Menghitung Tendangan Bayi

sat-jakarta.com – Bagi mama dengan kehamilan berisiko tinggi, menghitung tendangan janin dapat membantu menemukan gejala-gejala awal terjadinya gangguan. Karenanya, banyak dokter meng anjurkan mamil menghitung tendangan janin sejak minggu ke-24 hingga 28 kehamilan. Untuk mamil dengan kehamilan normal, tak ada salahnya juga menghitung tendangan janin setiap hari.

Baca juga : kursus IELTS terbaik di jakarta

Sebaiknya, hitunglah pada waktu janin berada dalam kondisi paling aktif, seperti setelah Mama makan, berolahraga atau aktif bergerak, atau di malam hari. Menurut Ameri can Congress of Obstetricians and Gynecologists, mamil akan merasakan 10 tendangan dalam 2 jam. Faktanya, janin mungkin menendang lebih sering, bahkan bisa 10 kali dalam 30 menit. Cara praktisnya? Begitu Mama sudah berhasil menghitung sampai 10, berarti tugas Mama sudah selesai. Selamat menghitung!

PROBLEM PAYUDARA Masuk trimester ke-2, sensitivitas payudara mungkin sudah menurun, namun ada perubahan lain yang perlu Mama antisipasi. Pertama, ukuran payudara yang semakin bertambah, sehingga Mama perlu berbelanja bra beberapa kali selama kehamilan. Selain itu, meningkatnya sirkulasi darah ke payudara juga akan berpengaruh terhadap kondisi puting dan daerah areola. “Ukuran akan semakin besar, warnanya juga semakin gelap. Ini akan bertahan hingga sepanjang sisa usia kehamilan,” kata Dawne Kirkwood, penulis buku Giving Birth to Me, The Guide to Birthing Your Dreams.

PAPARAN ARSENIK TERDETEKSI MELALUI PLASENTA Selama ini banyak peneliti menggunakan plasenta untuk menemukan dampak awal dari paparan timbel, merkuri, serta jenis logam berbahaya lainnya. Para ahli dari Darthmouth College lantas mencoba mencari kaitan antara kondisi plasenta dengan paparan arsenik, yang banyak berasal dari air minum. Ternyata, konsentrasi arsenik yang ditemukan di plasenta sesuai dengan kadar yang ditemukan cairan urine mamil, kuku kaki mamil, dan bayi setelah lahir, serta air minum yang biasa dikonsumsi. Hasil studi ini dimuat di Journal of Exposure Science and Environmental Epidemiology.

PERDARAHAN SETELAH HUBUNGAN INTIM, NORMALKAH? Meningkatnya aliran darah ke area serviks dan dinding vagina membuat pembuluh darah lebih mudah pecah saat Mama berhubungan intim. Jika perdarahan yang dialami termasuk tidak berbahaya, yaitu hanya berupa fl ek dan tidak disertai kram perut, maka tak ada yang perlu Mama khawatirkan. Untuk kenyamanan, baiknya Mama mencoba posisi berhubungan intim yang lain agar perdarahan tidak terjadi lagi. Namun, jika yang Mama alami adalah darah keluar mengalir, jangan anggap enteng, segera berkonsultasi dengan dokter, ya!