Kok Kamu Usil Sih, Dek? Bag2

Anak tidak dapat diam lebih dari 5 menit, jadi ia akan selalu mencari cara agar ia bisa selalu bergerak. Untuk hal ini anak perlu penanganan secara khusus. BOLEH USIL, ASAL…. Keusilan batita ma sih ditoleransi jika ti dak membahayakan dirinya dan lingkungan. Kondisi yang membahayakan itu pada umumnya dapat terkait dengan listrik, api, daerah yang rawan kecelakaan seperti tepi sungai atau jalan, dan sebagainya.

Baca juga : Tes Toefl Jakarta

Jika sudah menyangkut keselamatan, kita perlu segera menghentikan. Endang menambahkan, “Jika keusilan batita berhubungan dengan norma kesopanan dan tata krama setempat, sebaiknya orangtua juga segera memberitahu si kecil untuk menghentikan keusilannya.” Ya, meskipun keusilan meng in dikasi kemajuan kognitif dan kreativitas, si kecil tetap memerlukan arahan, agar keusilannya tidak ber lanjut menjadi hal-hal yang di inginkan, bahkan membahayakan si anak.

Jika usil dengan sikap yang membahayakan itu didiamkan, maka bisa jadi menjurus pada hal-hal yang malah kontraproduktif untuk anak. Selain bisa terjadi bahaya, anak berpotensi dijauhi dari lingkungan dan teman-teman yang merasa terganggu oleh perlakuannya. Bila hal ini terjadi, menurut Endang, anak malah akan semakin mengembangkan sikap usil yang dapat mengarah pada sikap egois. Kita tentu saja tidak ingin buah hati mengalami hal ini, bukan?

Jika keusilannya disebabkan karena kreativitas yang tinggi, Mama Papa bisa saja memberikan reward berupa pujian dan pelukan pada anak. Berikan juga pengertian dan pemahaman bahwa hal tersebut perlu dilakukan dengan tetap me merhatikan apakah lingkungan me rasa nyaman atau tidak. Bukalah percakapan dan ajak ia untuk memahami dari sisi orang yang diusilinya.

Contoh, si kakak sedang membangun balok, eh, baru ditinggal sebentar adiknya telah mengubah “rancangan” si kakak. Nah, Mama Papa dapat memberinya pujian, tapi juga memberikan saran untuk meminta izin terlebih dulu pada Kakak. “pada umumya jika kakak dan adik yang saling usil, bisa jadi dikarenakan salah satu diantara mereka tidak ada kesibukan jadinya berusaha mencari perhatian dari saudaranya. Bisa juga sebagai perwujudan rasa gemas.

Sumber : pascal-edu.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *